728x90 AdSpace

  • Latest News

    Membudayakan Tawassul Dengan Amal Sholeh Berupa Shodaqah Produktif Untuk Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Konsain

    Membudayakan Tawassul Dengan Amal Sholeh Berupa Shodaqah Produktif Untuk Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Konsain  Di Bumi Etam Sebagai Sumber Dana Finansial Bagi Lembaga Pendidikan Dan Sosial Serta Ormas, Untuk Kepentingan Pendidikan Dan Sosial Se – Indonesia

    Membudayakan tawassul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif sebelum memanjatkan doa (sebelum doa dipanjatkan) dan amal sholeh berupa shodaqoh produktif tersebut dijadikan tawassul sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar supaya doanya dikabulkan oleh Allah SWT seperti tawassul dengan amal sholeh  yang telah dilakukan oleh tiga orang yang terjebak dan terkurung dalam Gua sehingga akhirnya dapat keluar dengan selamat dari dalam Gua seperti yang diriwayatkan dalam hadis sahih :
    1. Perlunya setiap murid madrasah, sekolah, pesantren, majelis ta’lim, thoriqoh, melakukan tawassul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif guna mengupayakan saham (tanda bukti patungan pembiayaan pembangunan kebun konsain) atas nama madrasah, sekolah, pesantren, majelis ta’lim, thoriqoh dan lembaga pendidikan di mana murid tersebut menuntut ilmu sedikitnya Rp. 5.500; (lima ribu lima ratus rupiah) setiap bulan atau Rp. 55.000; (lima puluh lima ribu rupiah) per-murid pada setiap tahun, demi kemanfaatan dan kebarokahan ilmu yang didapat pada bulan atau pada tahun itu, demi ittiba’ (mengikuti jejak langkah tawassulnya pribadi Syaichona Cholil bin Abdul Latif Bangkalan pada saat menjadi murid atau santri di Banyuwangi) dengan melafalkan sighot niat pada setiap melakukan shodaqoh produktif seperti di bawah ini :    “ Saya bershodaqoh produktif jariyah ini untuk kepemilikan saham kebun kelapa sawit KONSAIN atas nama pesantren/madrasah/sekolah dimana saya menuntut ilmu dengan niatan seperti yang diniatkan oleh Syaichona Cholil bin Abdul Latif Bangkalan pada saat menjadi santri di Banyuwangi, yaitu dengan niatan semoga ilmu yang saya peroleh selama bulan _______, baik banyak atau sedikit semoga bermanfaat dan barokah. Semoga murid-murid saya kelak menjadi orang yang bermanfaat bagi orang banyak seperti murid-muridnya Syaichona Cholil bin Abdul Latif Bangkalan. Amin 3x….. Allahumma Amin….”
    2. Perlunya setiap pribadi masyarakat yang menyelenggarakan acara selamatan rumah, keberangkatan haji atau umroh, selamatan kandungan, maulid nabi, haul keluarga, tasmiyah anak dan lain-lain untuk melakukan tawassul dengan shodaqoh produktif dengan mengajak hadirin dan hadirot pada acara tersebut untuk melakukan tawassul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif sambil membaca tiga bait sholawat yang digemari Syaichona Cholil bin Abdul latif Bangkalan  dengan diulang-ulang secara bersama-sama sehingga semua selesai memberikan shodaqoh produktifnya ke dalam kardus yang dijalankan. Shodaqoh produktif yang terhimpun dalam acara tersebut digunakan untuk mengupayakan saham (tanda bukti patungan pembiyaan pembangunan kebun konsain) atas nama lembaga pendidikan dan sosial seperti Madrasah, lembaga pendidikan diniyah, pesantren, majelis yasinan, majelis ta’lim, majelis dzikir, masjid, ranting NU/ anak ranting NU dan lain-lain yang ada di sekitarnya atau untuk membangun kebun semua anggota nasional sebagai kebun pemersatu bangsa sesuai yang ditunjuk oleh penyelenggara acara pribadi tersebut.
    3. Perlunya lembaga pendidikan dan sosial serta ormas melakukan tawassul dengan shodaqoh produktif dengan mengajak hadirin dan hadirot untuk melakukan tawassul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif untuk mendoakan lembaga pendidikan dan sosial serta ormas agar semakin maju dan jaya serta di langgengkan kemanfaatannya oleh Allah SWT sehingga dapat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat luas. Agar supaya doa hadirin dan hadirot dikabulkan oleh Allah, mengajak hadiran dan hadirot untuk melakukan tawassul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif sambil membaca tiga bait sholawat yang digemari Syaichona Cholil bin Abdul latif Bangkalan  dengan di ulang-ulang secara bersama-sama sehingga semua selesai memberikan shodaqoh produktifnya ke dalam kardus yang dijalankan. sambil mengutarakan hajat masing-masing dari hadirin dan hadirot pada setiap acara yang di adakan oleh lembaga pendidikan dan sosial serta ormas seperti haflah akhirus sanah berupa imtihan/tasyakuran kelulusan siswa/siswi, harlah, peringatan hari besar islam seperti maulid nabi, peringatan tahun baru islam 1 muharram, isra’mi’raj, halal-bihalal, haul, dan lain-lain. Shodaqoh produktif yang terhimpun dari acara tersebut digunakan untuk kepemilikan saham kebun konsain atas nama lembaga pendidikan dan sosial serta ormas yang menyelenggarakan acara tersebut.
    Bagi anggota konsain berupa lembaga pendidikan dan sosial serta ormas seperti     pesantren, madrasah, sekolah, masjid, majelis, ikatan alumni santri, ormas islam     dan badan otonom dari ormas tersebut, dan lain-lain yang berupa kelompok , bukan     berupa pribadi maka diwajibkan dan menjadi persyaratan bagi anggota konsain     tersebut untuk mendapatkan SHU dari kebun semua anggota nasional (disamping     ketentuan telah memberikan kontribusi sebesar 30%  setiap kali panen selama     enam tahun dari hasil kebunnya yang 1 Hektar (10 saham) dan semuanya telah     berproduksi) baik secara sendiri maupun bekerjasama dengan anggota konsain     lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan :
    1. Istighosah/ gema sholawat dalam rangka memperingati HUT RI pada setiap bulan agustus, guna mendoakan para pemimpin dari semua tingkatan beserta segenap elemen dan komponen masyarakat se Indonesia agar diberi pertolongan dan kemampuan serta kekuatan oleh Allah SWT untuk merevolusi mentalnya masing-maisng dengan mental yang diridhoi dan dicintai oleh Allah SWT . Sebelum memanjatkan doa tersebut mengajak hadirin dan hadirot dalam acara tersebut untuk melakukan tawasul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif sambil membaca tiga bait sholawat yang di gemari Syaichona Cholil bin Abdul latif Bangkalan  dengan diulang-ulang secara bersama-sama sehingga semua selesai memberikan shodaqoh produktifnya ke dalam kardus yang dijalankan. Shodaqoh produktif yang terhimpun dari hasil acara tersebut digunakan untuk membangun dan memperluas kebun semua anggota nasional sebagai kebun pemersatu bangsa sebagai wujud kebersamaan menuju persatuan dan kesatuan bangsa indonesia.
    2. Tahlil untuk para pahlawan nasional dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional 10 november 1945 pada setiap bulan november, dimana diharapkan dengan barokah para syuhada’ pahlawan nasional tersebut, semoga Allah memberikan pertolongan, kemampuan dan kekuatan kepada segenap para pemimpin di semua tingkatan beserta segenap komponen dan elemen masyarakat se indonesia untuk merevolusi mentalnya masing-masing dengan mental yang diridhoi dan dicintai oleh Allah SWT. Sebelum memanjatkan doa tersebut mengajak hadirin dan hadirot dalam acara tersebut untuk melakukan tawassul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif sambil membaca tiga bait sholawat yang digemari Syaichona Cholil bin Abdul latif Bangkalan  dengan diulang-ulang secara bersama-sama sehingga semua selesai memberikan shodaqoh produktifnya ke dalam kardus yang dijalankan. Shodaqoh produktif yang terhimpun dari acara tahlil untuk para pahlawan nasional tersebut digunakan untuk membangun dan memperluas kebun semua anggota nasional sebagai kebun pemersatu bangsa sebagai wujud kebersamaan menuju persatuan dan kesatuan bangsa indonesia.
    3. Istighosah atau sholawatan dalam rangka memperingati HUT kabupaten/kotanya masing-masing, dimana anggota konsain tersebut berdomisili, guna mendoakan para pemimpim di semua tingkatan beserta segenap komponen dan elemen masyarakat di kabupaten/Kota tersebut agar supaya diberi pertolongan, kemampuan dan kekuatan oleh Allah SWT untuk merevolusi mentalnya masing-masing dengan mental yang diridhoi dan dicintai oleh Allah SWT, yaitu mental yang menjadikan masyarakat di kabupaten/ kota tersebut sejahtera dan makmur berada dalam naungan ridho dan maghfirah Allah SWT.  Agar supaya doanya dikabulkan oleh Allah SWT,  hendaknya sebelum memanjatkan doa tersebut, mengajak hadirin dan hadirot dalam acara tersebut untuk melakukan tawasul dengan amal sholeh berupa shodaqoh produktif sambil membaca tiga bait sholawat yang digemari Syaichona Cholil bin Abdul latif Bangkalan  dengan diulang-ulang secara bersama-sama sehingga semua selesai memberikan shodaqoh produktifnya ke dalam kardus yang dijalankan. Shodaqoh produktif yang terhimpun dari acara tersebut digunakan untuk mensubsidi anggota konsain atau calon anggota konsain di kabupaten/ kota tersebut yang belum mencapai satu saham atau saham berikutnya. dengan telah menyetor minimal Rp. 3.500.000; (tiga juta lima ratus ribu rupiah) ke rekening konsain yang dihasilkan dari shodaqoh produktif hadirin dan hadirot dari acara yang diadakan oleh anggota konsain tersebut. Dengan memprioritaskan subsidi bagi anggota konsain dan calon anggota konsain yang lebih sedikit kekurangannya untuk mencapai satu saham (bukti patungan pembiayaan pembangunan kebun konsain) senilai Rp. 5.500.000; (lima juta lima ratus ribu rupiah) / 10% dari 1 Ha kebun konsain).

    • Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Membudayakan Tawassul Dengan Amal Sholeh Berupa Shodaqah Produktif Untuk Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Konsain Rating: 5 Reviewed By: KONSAIN
    Scroll to Top